Berita Kesehatan
Benarkah Bagian Dalam Gigi Bisa Busuk?
Senin, 25 Feb 2019 09:51:13

Gigi adalah bagian terkeras dalam tubuh dan sulit dihancurkan. Tetapi bila tidak dirawat dengan baik, gigi juga bisa busuk.

Gigi berlubang adalah keluhan umum yang sering dijumpai dan bisa menyerang siapa saja. Tanda dan gejalanya, antara lain sakit saat mengunyah makanan tertentu, gigi terasa ngilu, makanan sering tersangkut, dan napas tidak sedap. Lubang yang muncul ini merupakan hasil dari proses pembusukan gigi yang terjadi seiring berjalannya waktu.


Ya, bagian dalam gigi Anda bisa mengalami busuk akibat gigi berlubang. Di gigi, gusi, lidah, atau tempat lainnya di dalam mulut Anda, terdapat sejumlah bakteri hidup. Sebagian bakteri tersebut tergolong “baik” dan sangat membantu, tetapi beberapa lainnya bisa berbahaya dan berperan dalam proses pembusukan gigi.


Jika bicara soal pembusukan gigi, gigi Anda tidak begitu saja mengalami pembusukan. Pada tahap awal, akan muncul sebuah rongga yang akan membentuk suatu lubang. Awalnya lubang ini kecil, tetapi jika tidak dilakukan perawatan, bisa menjadi lebih besar dan mempengaruhi lapisan gigi lebih dalam. Dan, bisa saja lubang tersebut tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sulit bagi seseorang untuk menyadari adanya kerusakan.


Mengapa gigi bisa berlubang?

Gigi yang berlubang disebabkan oleh adanya plak, yaitu suatu zat lengket berwarna bening yang melapisi gigi Anda. Selanjutnya, makanan yang mengandung banyak gula dan pati akan menempel pada permukaan gigi. Ketika gula dan pati tersebut tidak dibersihkan secara tepat, bakteri dengan cepat akan mulai memakan dan membentuk plak.


Plak yang menempel pada gigi Anda lama-kelamaan akan mengeras hingga menjadi sebuah karang gigi. Karang membuat plak menjadi lebih sulit dihilangkan dan menciptakan pertahanan bagi bakteri. Bakteri yang terdapat di dalam mulut itulah yang akan mengubah gula menjadi asam.


Asam dan plak akan menghilangkan mineral pada lapisan enamel gigi. Pengikisan mineral ini dapat menyebabkan lubang kecil pada lapisan enamel, yang merupakan tahap awal gigi berlubang.


Mencegah gigi berlubang

Untuk mencegah gigi agar tidak mudah berlubang, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Menggunakan teknik menggosok gigi yang baik dan benar.
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan dental floss. Hindari memakai tusuk gigi.
  • Mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.
  • Mengurangi asupan yang mengandung gula dan bersifat asam.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Rutin melakukan kunjungan ke dokter minimal enam bulan sekali.

Bagi sebagian orang, gigi berlubang dianggap sebagai hal yang sangat umum sehingga Anda mungkin tidak menanggapinya secara serius. Padahal jika lubang pada gigi tidak diatasi, hal tersebut dapat menyebabkan berbagai komplikasi.


Contoh komplikasi yang bisa terjadi adalah rasa sakit, serta munculnya pembengkakan di sekitar gigi yang berlubang. Mengunyah makanan pun akan terasa sangat tidak nyaman. Bahkan Anda bisa mengalami kehilangan gigi, yang tentunya akan memengaruhi penampilan Anda.


Perawatan gigi berlubang tergantung dari tingkat keparahannya. Dengan melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan sekali, lubang yang masih kecil dapat segera diatasi sehingga kondisi gigi busuk dapat dicegah. Jadi, cobalah untuk rutin mengunjungi dokter gigi Anda, ya!