Berita Kesehatan
Ketahui Penyebab Telinga Berdenging
Senin, 11 Mar 2019 18:16:54

Gangguan yang terjadi pada organ kepala dan telinga bisa menimbulkan masalah seperti telinga berdenging. Kondisi seperti ini sebenarnya bukanlah suara atau bunyi yang benar-benar berasal dari dalam telinga. Melainkan suara denging hanya sebuah persepsi yang timbul akibat adanya kelainan yang ada di dalam organ telinga bagian dalam. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah gangguan tinnitus. Apa Itu Tinnitus?

Tinnitus atau telinga berdenging merupakan persepsi suara dering yang timbul di dalam organ telinga bagian dalam akibat adanya sebuah kondisi, misalnya saja seperti cedera telinga, kondisi hilangnya pendengaran akibat faktor usia, atau bisa juga karena adanya gangguan pada sistem sirkulasi di dalamnya.

Kondisi seperti ini memang relatif sering terjadi, bahkan 1 dari 5 orang bisa saja mengalami masalah ini di usia lanjut. Namun ada kemungkinan untuk bisa terjadi di usia berapa saja. Biasanya kondisi ini lebih sering mempengaruhi pria dibanding wanita. Terutama untuk mereka yang sudah berada di usia lanjut.

Untuk Tinnitus sendiri sebenarnya bisa diatasi, yaitu dengan mengurangi faktor penyebabnya ataupun dengan cara pengobatan medis. Selain itu, kondisi denging pada telinga ini juga memiliki beberapa gejala yang mungkin akan dialami, seperti:

- Dering yang hampir terjadi setiap jamnya

- Telinga sakit

- Adanya suara seperti deru dan desisan

- Telinga berdengung

- Timbulnya suara seperti decak

Untuk beberapa gejala di atas bisa saja terjadi pada satu telinga. Namun bisa juga terjadi pada keduanya. Kemungkinan akan timbul gejala lain yang mungkin tidak disebutkan di atas.
Penyebab Telinga Berdenging

Kondisi Tinnitus sendiri sebenarnya bisa terjadi akibat beberapa faktor penyebab. Berikut penyebab kondisi telinga berdengung atau berdenging yang mungkin menjadi kebiasaan Anda:

1. Mendengarkan Suara Keras

Penyebab denging pada telinga yang paling umum terjadi adalah akibat mendengarkan suara yang sangat keras. Biasanya seseorang akan mengalami kondisi seperti telinga yang berdengung atau berdenging saat mereka mendengarkan suara keras dalam waktu panjang. Dimana kondisi ini dapat mengakibatkan rusaknya sel koklea pada telinga bagian dalam.

Biasanya orang yang mengalami kondisi seperti ini adalah mereka yang bekerja di dalam ruangan yang cukup bising, misalnya saja seperti pilot, musisi, tentara, dan lainnya. Dimana satu dentuman keras yang diterima dapat menyebabkan telinga menjadi berdenging atau terdengar suara desis di dalamnya.

2. Adanya Infeksi Saluran Telinga

Kuping yang berdenging juga disertai dengan bagian telinga yang terasa sakit dapat ditimbulkan akibat adanya infeksi pada salah satu saluran telinga, baik itu telinga sebelah kanan atau kiri. Meskipun kondisi ini tergolong ringan, namun sebaiknya tidak anggap sepele jika Anda sudah meresakan denging dalam waktu lebih dari 1 - 3 hari. Penanganan yang tepat dapat memulihkan kondisi telinga seperti sediakala. Namun tidak menutup kemungkinan jika kondisi seperti ini akan berlanjut jika tidak segera ditangani.

3. Penyumbatan Akibat Kotoran Telinga

Kotoran telinga yang berfungsi untuk melindungi saluran telinga ini memang memiliki peran yang sangat besar. Dimana keberadaannya dapat memperlambat pertumbuhan bakteri sehingga mengurangi resiko infeksi yang dapat terjadi di dalamnya. Namun jika kotoran telinga terus menumpuk dan jarang dibersihkan tentu kondisi ini dapat menimbulkan adanya penyumbatan pada saluran telinga itu sendiri. Akibatnya bisa saja terjadi gangguan pendengaran, iritasi, hingga masalah seperti tinnitus.

4. Terjadinya Perubahan Struktur Tulang Telinga

Telinga berdenging juga dapat ditimbulkan akibat terjadinya perubahan pada struktur tulang di dalam telinga. Tulang yang kaki terutama di bagian tengah telinga (Otosklerosis) dapat menimbulkan gangguan pendengaran hingga terjadinya tinnitus. Biasanya kondisi seperti ini rentan terjadi pada mereka yang sudah berada di usia lanjut.

5. Meniere

Meniere adalah sebuah gangguan pendengatan pada telinga yang umumnya disebabkan adanya kelebihan cairan di bagian dalam telinga, adanya infeksi virus, hingga gangguan sistem kekebahan tubuh kita. Biasanya penderita Meniere akan merasakan gejala-gejala seperti telinga yang terasa berdenging atau timbul suara desis hingga mengalami perubahan frekuensi pendengarannya.

Selain itu, orang yang mengalami penyakit Meniere juga akan mengalami beberapa gejala lain, misalnya saja seperti vertigo, tekanan pada telinga bagian dalam, kehilangan kemampuan untuk mendengar secara sempurna, hingga tidak bisa mendengarkan sama sekali.


6. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah gangguan yang terjadi pada organ telinga yang diakibatkan adanya penumpulan zat atau kelebihan kolestrol di dalam aliran darah yang dekat dengan telinga sehingga elastisitas tulang lunak pada telinga bagian dalam menjadi berkurang. Kondisi seperti ini biasanya dialami oleh mereka yang sudah memasuki usia lanjut. Dimana struktur tulang dalam telinga menjadi kaku sehingga menimbulkan beberapa gejala yang salah satunya adalah tinnitus.


7. Neuroma Akustik

Neuroma Akustik merupakan tumor jinak yang tumbuh pada saraf kranial. Sedangkan saraf kranial merupakan bagian saraf yang melintang dari saraf pusat (otak) menuju ke telinga bagian dalam. Saraf kranial sendiri berfungsi untuk mengontrol pendengaran dan keseimbangan bunyi.
Jika tidak ditangani dengan tepat, penderita Neuroma Akustik dapat berujung pada kanker. Dimana di tahap awal pertumbuhannya, penderita sering mengalami gejala-gejala seperti telinga yang berdenging, decak dan desis yang bisa hilang dan muncul kapan saja.
8. Tumor Pada Kepala atau Leher

Tumor pada kepala atau leher merupakan tumbuhnya jaringan atau sel secaar abnormal di bagian keduanya. Biasanya pertumbuhannya akan menekan aliran darah yang ada pada kepala atau leher sehingga menimbulkan adanya gangguan pada organ pendengaran. Selain itu, timbulnya tumor di bagian kepala atau leher juga dapat menimbulkan beberapa gejala seperti telinga sakit sebelah kanan atau kiri, suara denging pada telinga, atau bisa yang lainnya.


9. Faktor Usia

Penyebab telinga berdenging juga dapat ditimbulkan akibat faktor usia. Dimana seiring bertambahnya usia seseorang, maka penurunan kinerja pada organ tubuh pun juga ikut terjadi. Misalnya saja di bagian organ pendengaran atau telinga. Kebanyakan orang yang mengalami gangguan telinga seperti tinnitus ini adalah mereka yang menginjak usia 60 tahun ke atas. Dimana adanya penurunan kinerja pada organ telinga menimbulkan adanya dengungan atau dengingan yang bisa terjadi kapan saja.

10. Tekanan Darah Tinggi

Gangguan seperti tekanan darah tinggi, stres, ataupun gaya hidup yang kurang sehat dapat menimbulkan adanya masalah pada organ pendengaran. Dimana orang yang mengalami gangguan pada organ pendengarannya akan mengalami beberapa gejala seperti telinga yang berdenging ataupun pendengaran yang mulai menurun. Sehingga kebanyakan orang yang menderita tekanan darah tinggi akan mengalami penurunan kinerja pada organ pendengarannya.

Kondisi telinga berdenging sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan kondisi ini juga dapat terjadi tanpa mengenal faktor penyebabnya. Untuk masalah seperti kuping berdenging sebenarnya dapat ditangani sendiri terutama jika kondisinya belum terlalu parah. Anda bisa selalu menjaga kebersihan telinga dan rutin memeriksakan diri ke dokter untuk menjaga kesehatan organ telinga Anda.