Berita Kesehatan
Fakta Bayi Tumbuh Gigi Yang Perlu Bunda Tahu
Jumat, 08 Des 2017 16:15:58

Pertumbuhan gigi pertama merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang tua. Tak jarang Bunda mengabadikan pertumbuhan gigi Buah Hati dalam foto. Setiap satu gigi muncul, maka satu foto akan menjadi kenang-kenangan yang manis.

Meski tumbuhnya gigi pertama menjadi saat yang dinantikan, nyatanya proses ini sering diikuti bayi yang lebih rewel dan Bunda yang stres menghadapi keluhan bayi. Hilangkan kecemasan Bunda dengan mencari tahu mengenai proses ini.

Berapakah Usia Bayi Tumbuh Gigi Normal?

Sebagian besar bayi akan mengalami pertumbuhan gigi yang pertama pada usia 4 bulan. Namun, beberapa bayi mungkin mulai tumbuh gigi lebih awal sekitar usia 3 bulan. Usia pertumbuhan gigi yang pertama tidak pasti dan berbeda di setiap bayi.

Sebenarnya, gigi sudah mulai berkembang sejak bayi masih di dalam kandungan dan gusi terbentuk. Pada kasus langka, gigi mungkin sudah muncul saat bayi baru lahir. Tetapi, biasanya gigi akan keluar sesuai urutan ketika memasuki bulan ke tiga atau lebih.

Gigi pertama yang muncul umumnya adalah 2 gigi seri tengah di bawah, lalu tak lama akan diikuti oleh 4 gigi seri di atas. Selanjutnya, 2 gigi seri bawah sisanya akan muncul. Kemudian, gigi graham mulai tumbuh dan terkahir gigi taring.

Pertumbuhan gigi yang sedikit terlambat tidak perlu dicemaskan. Apabila bayi tumbuh gigi dengan lambat, namun pertumbuhan rambut, tulang, dan kulitnya normal, Bunda bisa tetap tenang.

Pada usia bayi 3 tahun semua gigi susu berjumlah 20 buah sudah tumbuh. Bunda mungkin perlu merasa khawatir jika pada usia 3 tahun anak belum juga memiliki gigi lengkap. Atau pada usia 18 bulan gigi tidak ada satu pun gigi yang muncul.

Mengapa Bayi Rewel di Masa Ini?

Bayi tumbuh gigi sudah terkenal menjadi lebih rewel dari biasanya. Hal inilah yang sering menyebabkan Bunda bingung, cemas, dan kelelahan. Bayi rewel karena tumbuh gigi merupakan hal yang normal.

Sebelum gigi pertama tumbuh, gusi Si Kecil akan membengkak dan terasa nyeri. Bukan hanya rewel, gejala ini akan menurunkan nafsu makannya, dan membuat bayi susah tidur. Keluhan mungkin mulai dirasakan 3 sampai 5 hari sebelum gigi akhirnya terlihat.

Gejala lainnya yang dialami oleh bayi yaitu produksi air liur lebih banyak yang terkadang menyebabkan ruam di pipi atau wajahnya. Beragam gejala ini yang membuatnya lebih rewel. Begitu gigi sudah tumbuh, maka gejala akan segera hilang.

Gejala ringan tersebut normal dan banyak terjadi pada bayi. Sebagian bayi beruntung karena tumbuh gigi tanpa gejala apapun. Sayangnya, sebagian lainnya justru memiliki gejala hingga beberapa bulan bila gigi yang tumbuh sekaligus banyak di satu waktu.

Demam dan Diare Selama Tumbuh Gigi, Normal kah?

Bayi tumbuh gigi sering disertai sedikit demam. Kondisi ini normal, kecuali demam mencapai 38 derajat celsius atau lebih. Begitu juga diare dan pilek saat tumbuh gigi tidak bisa dianggap normal. Terutama jika gejala berlangsung lebih dari 24 jam.

Tidak terdapat cukup bukti yang mendukung bahwa pertumbuhan gigi menyebabkan munculnya demam atau diare. Sakit yang dialami bayi tumbuh gigi mungkin karena pada masa ini bayi sering memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya.

Hal ini meningkatkan kemungkinan bayi untuk terpapar virus atau bakteri secara langsung melalui kontak dengan kulit atau mulut. Kondisi tersebut tidak normal dan justru perlu Bunda waspadai.

Jangan khawatir, Bunda bisa membantu Buah Hati mengurangi gejala bayi tumbuh gigi dan membuatnya merasa lebih nyaman selama masa ini.

Mulai dari memberinya sesuatu yang aman untuk digigit (terjaga kebersihannya dan berukuran cukup besar untuk menghindarkan risiko tertelan) sampai pemberian obat yang aman dapat Bunda lakukan.

Perhatikan gejala yang dialami oleh Si Kecil. Jangan sampai Bunda salah mengira keluhan tertentu sebagai gejala tumbuh gigi. Segera bawa bayi ke dokter ketika Bunda menemukan gejala tidak normal.