Berita Kesehatan
Cara Alami Bersihkan Paru-paru dari Sisa Nikotin
Senin, 06 Mei 2019 12:57:56
Rokok kerap dikaitkan dengan beragam gangguan kesehatan. Sekali rokok dibakar lalu dihisap, maka gas beracun masuk keparu-paru kemudian berlanjut ke aliran darah. Daun tembakau mengandung banyak komponen termasuk nikotin.

Nikotin merupakan zat yang bisa membangkitkan perasaan senang pada otak dan bersifat candu. Meski aktivitas rokok telah berhenti, paru-paru akan tetap kotor oleh sisa nikotin rokok yang menempepel



Ada beberapa cara untuk membersihkan paru-paru dari nikotin. Berikut beberapa hal Yang Terjadi pada Tubuh Ketika Berhenti Merokok:

1. Asupan vitamin

Kebiasaan merokok menurunkan kadar vitamin A, C, dan E dalam tubuh. Asupan makanan dengan kandungan vitamin-vitamin yang disebutkan dalam mengembalikan keadaan.

Vitamin A membantu mengembalikan fungsi normal paru-paru. Sementara vitamin C menurunkan risiko kanker paru. Sedangkan vitamin E dipercaya mampu membawa efek positif jika dikonsumsi dalam bentuk alpha-tocopherol yang ditemukan pada minyak zaitun dan bunga matahari. 

2. Hidrasi tubuh

Saat merokok, kadar cairan tubuh menurun. Kembalikan dengan asupan cairan yang cukup. Asupan cairan yang cukup bisa membuang sisa nikotin pada paru. Di samping itu, cairan juga akan membantu paru-paru tetap lembap dan berfungsi normal.

3. Jahe

Makanan turut berkontribusi terhadap kesehatan paru-paru dengan membersihkan sisa nikotin. Jahe membantu melebarkan paru-paru dan melonggarkan dahak. Kadar Maksimal Nikotin dalam Rokok di Indonesia Masih Tinggi Jahe bermanfaat sebagai ekspetoran alami yang memecah dan mengeluarkan lendir. Dengan begitu, sirkulasi udara pun jadi lancar. Kesehatan paru-paru pun meningkat berkat jahe yang mampu mengeliminasi asap tembakau, polusi udara, dan bau-bauan di udara yang mampu mengiritasi paru.  Selain jahe, tambahkan pula konsumsi nanas untuk mendapatkan asupan bromelain yang bermanfaat untuk meningkatkan elastisitas paru-paru. Selain itu, konsumsi pula makanan kaya klorofil untuk membantu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

4. Hindari polusi

Proses pembersihan paru-paru semakin mudah dengan menghindari polusi, terutama polusi udara. Yang paling perlu dihindari adalah polusi dari asap rokok. Tak hanya bisa mengiritasi paru, paparan asap dari perokok aktif juga bisa menimbulkan keinginan untuk merokok lagi. Jaga sirkulasi udara ruangan tetap lancar dan bersih. Jika perlu, gunakan pemurni udara (air purifier) untuk mengeliminasi alergen, polutan, dan partikel iritatif lain. Cara alami lain ialah dengan meletakkan tanaman hias di ruangan.

5. Latihan pernapasan

Ada dua jenis latihan pernapasan yang disarankan, di antaranya pernapasan mulut dan pernapasan diafragma. Latihan pernapasan mulut dengan menghirup napas selama dua detik secara perlahan. Tak perlu menarik napas terlalu dalam. Biasa saja, lalu hembuskan lewat mulut selama sekitar empat detik. Pastikan kepala, leher, dan pundak dalam kondisi rileks. Waktu mengembuskan napas dibuat lebih panjang demi menghilangkan udara lama dari paru-paru. Dengan begitu tubuh lebih rileks dan napas pendek pun hilang. Kemudian, latihan pernapasan diafragma atau bisa disebut pernapasan perut. Prinsipnya sama dengan pernapasan mulut, tetapi dengan melibatkan elemen diafragma.  Letakkan satu tangan pada perut dan tangan lain pada dada. Saat menghirup napas, biarkan tangan agak terangkat bersamaan dengan perut yang menggembung. Sedangkan tangan pada dada dan perut tetap pada tempatnya. Hembuskan napas lewat mulut sembari dorong perut dengan tangan. Ulangi 3-10 kali.  Latihan pernapasan diafragma berfungsi untuk menguatkan dan memperlebar otot pernapasan dan meningkatkan vitalitas pernapasan.