Berita Kesehatan
tak Cuma Bikin Mancung, Kenali 4 Jenis Operasi Hidung Beserta Efek Sampingnya
Jumat, 10 Mei 2019 16:17:16

berbagai macam jenis operasi plastik, mungkin Anda sudah cukup familiar dengan operasi hidung. Entah yang bertujuan untuk memancungkan hidung, memperbaiki kelainan tulang hidung bawaan yang menyebabkan kesulitan bernapas, atau bahkan memperbaiki hidung yang rusak setelah mengalami kecelakaan.


Namun sebelum memutuskan untuk melakukan operasi tulang hidung, sudahkah Anda memahami jenis dan efek samping yang mungkin ditimbulkan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.


Jenis operasi hidung


Operasi untuk memperbaiki fungsi hidung tidak selalu sama, beberapa jenisnya meliputi:


Turbinoplasty


Turbinoplasty adalah prosedur pembedahan yang bertujuan untuk memotong atau mengeluarkan tulang turbinat dari dalam rongga hidung. Turbinat sebenarnya merupakan bagian dari hidung dengan fungsi untuk melembapkan dan menghangatkan udara yang masuk.


Namun, turbinat bisa membesar sehingga menghalangi saluran pernapasan. Operasi pemotongan tulang turbinat akan melancarkan aliran pernapasan.


Rhinoplasty


Rhinoplasty adalah operasi hidung yang biasanya dilakukan dengan alasan estetika, memperbaiki penampilan, atau karena adanya masalah pada pernapasan. Caranya bisa berupa mengubah bentuk hidung, memodifikasi tulang hidung, menyempitkan atau memperbesar lubang hidung, dan lain sebagainya.


Septoplasty


Septoplasty adalah prosedur operasi guna memperbaiki deviasi septum nasal, yakni saat dinding yang membagi rongga hidung menjadi dua bagian bergeser dari garis tengahnya. Kondisi septum yang menyimpang dapat menghalangi salah satu sisi hidung, hingga nantinya akan mengganggu aliran udara yang masuk.


Rhinosseptoplasty


Rhinosseptoplasty adalah operasi yang ditempuh bila deviasi septum nasal sudah terlalu parah. Dengan kata lain, tidak cukup diobati hanya dengan operasi hidung septoplasty.


Apa saja efek samping operasi hidung?


Semua operasi pada dasarnya memiliki risiko yang menyertainya. Hanya saja, efek samping operasi hidung mungkin berbeda dengan risiko dan efek samping jenis operasi lainnya, tergantung dari bagian tubuh mana yang diperbaiki.


Nah, untuk operasi hidung sendiri, beberapa risiko yang mungkin terjadi seperti:



  • Hidung tersumbat, sehingga akan sedikit mengalami kesulitan bernapas
  • Hidung mati rasa
  • Perdarahan berlebih
  • Bentuk hidung tidak lurus (asimetris), baru akan membaik pada beberapa waktu ke depan
  • Ada bekas luka sayatan di hidung
  • Nyeri, bengkak, hingga memar di area sekitar hidung
  • Reaksi negatif terhadap obat bius (anestesi)
  • Muncul lubang di septum (dinding di antara lubang hidung)
  • Kerusakan saraf
  • Dibutuhkan operasi lanjutan, bila masih ada masalah pada fungsi hidung

Sebelum menyetujui melakukan operasi perbaikan hidung, dokter biasanya akan menjelaskan secara detail mengenai risiko serta efek samping apa saja yang mungkin terjadi setelahnya.


Hasil dari operasi plastik mungkin sesuai atau bahkan tidak sesuai dengan keinginan Anda. Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter bila Anda memiliki keluhan dalam hal apapun setelah operasi hidung.


Bagaimana proses penyembuhan setelah operasi ini selesai?


Dokter mungkin akan memasang sejenis logam bersama dengan perban yang melapisi hidung. Tujuannya untuk membantu mempertahankan bentuk hidung sampai benar-benar sembuh. Anda juga tidak dianjurkan untuk berada di keramaian yang berisiko membuat hidung tersenggol atau terhimpit.


Jika terjadi perdarahan, Anda harus beristirahat dengan posisi kepala terangkat sehingga mencegah pembengkakan dan darah yang mengalir terus ke bawah. Kondisi ini biasanya akan berlangsung sekitar satu minggu setelah operasi.


Selama tiga sampai enam minggu usai operasi, Anda akan diminta untuk menghindari aktivitas yang membahayakan kondisi hidung. Mulai dari mengunyah terlalu kuat, menyikat gigi terlalu kencang, hingga tertawa atau melakukan ekspresi wajah lainnya yang memerlukan banyak gerakan.


Pastikan juga untuk tidak menggunakan kacamata sementara waktu karena fungsi hidung belum sepenuhnya membaik. Sebaiknya bicarakan lebih lanjut dengan dokter guna mengetahui kegiatan apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan untuk sementara waktu selama masa pemulihan.