Berita Kesehatan
Gejala, Pencegahan, dan Cara Pengobatan Sinusitis
Rabu, 15 Mei 2019 08:55:07
Anda yang sering sekali mengalami pilek namun membutuhkan waktu sangat lama untuk penyembuhannya, perlu berhati-hati. Sebab banyak orang yang tak menyadari bahwa pilek yang dideritanya sebenarnya merupakan bentuk dari sinusitis. Apa itu sinusitis? 

Sinusitis merupakan peradangan yang terjadi pada dinding sinus, yaitu rongga kecil yang menghubungkan saluran udara di dalam tulang hidung bagian atas. Ketika sinus membengkak, maka cairan tidak dapat keluar masuk melalui rongga tersebut sehingga terjadi penyumbatan dan pembengkakan.

Gejala sinusitis ini secara umum memang sangat mirip dengan pilek biasa sehingga banyak orang yang tidak segera menanganinya dengan baik. Padahal kalau terus dibiarkan, sinusitis ini bisa berkembang menjadi penyakit akut yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ketika sinusitis biasa tidak kunjung diobati, maka akan muncul sinusitis kronis di mana pembengkakan sudah sangat parah dan bisa terjadi dalam waktu sangat lama mencapai 12 minggu. Ketika terjadi pembengkakan parah, maka lendir akan berkumpul di rongga sinus tersebut dan menyebabkan timbulnya rasa nyeri pada dahi bagian tengah. Tak hanya itu saja, beberapa penderita sinusitis juga mengalami kesulitan bernapas dikarenakan adanya penumpukan cairan.

Nah, supaya bisa mengenali penyakit sinusitis dan segera memberikan pengobatan yang tepat, cobalah memperhatikan beberapa gejalanya berikut ini:

Ingus Berwarna Kuning atau Hijau

Saat pilek sebenarnya ingus juga akan mengalami fase di mana berwarna hijau atau kuning. Warna ini biasanya berasal dari sel darah putih yang mati karena berusaha melawan bakteri dan virus yang ada di dalam tubuh. Namun saat pilek biasa, fase ini tidak akan terjadi terlalu lama, paling tidak maksimal hanya selama seminggu. Tapi jika hidung terus mengeluarkan ingus berwarna hijau atau kuning dalam waktu lama, maka Anda perlu curiga jika itu merupakan akibat dari sinusitis.

Wajah Terasa Nyeri Terutama di Daerah T

Pilek biasa tidak akan menyebabkan rasa nyeri apapun. Hanya Anda mengalami kesulitan bernapas dan tidak nyaman ketika berbaring. Namun jika menderita sinusitis, daerah T terutama di tengah dahi akan terasa sangat nyeri karena terjadi pembengkakan di dalam rongga sinus. Bahkan tak jarang rasa nyeri ini disertai dengan munculnya benjolan di area dahi yang jika ditekan akan terasa seperti ada cairan di dalamnya. Jika Anda mengalami hal ini, berarti sinusitis yang diderita sudah masuk ke kondisi yang cukup parah.

Mengalami Bau Mulut

Kalau Anda sudah gosok gigi teratur dan menjaga kebersihan mulut, namun tiba-tiba menyadari bahwa mulut berbau ketika sedang pilek, maka bisa jadi itu adalah sinusitis. Kumpulan lendir yang ada di rongga sinus jika terus dibiarkan tentu akan membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Sedangkan saluran hidung dan mulut terhubung, sehingga aroma tersebut bisa keluar melalui mulut dan menyebabkan aroma napas menjadi kurang sedap.

Adanya Cairan Kental Mengalir ke Tenggorokan

Ketika mengalami pilek, ingus yang kental biasanya bisa keluar melalui tenggorokan dan mulut sehingga menjadi semacam dahak. Tapi biasanya jumlahnya sangat terbatas dan tidak sampai mengalir. Berbeda dengan sinusitis, cairan yang terkumpul di rongga sinus jumlahnya lebih banyak dan jika sudah penuh, bisa sampai mengalir ke tenggorokan. Biasanya orang yang mengalami kondisi ini sudah berada dalam fase sinusitis kronis.

Cara Pengobatan Alami Sinusitis

Nah, sinusitis ini memang terkesan sangat sepele karena banyak disamakan dengan pilek. Namun jika terus dibiarkan, penderitanya akan merasa lemas, mudah lelah, dan kesulitan untuk beraktivitas. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui beberapa cara pengobatan alami yang bisa dilakukan untuk mengobati sinusitis. Pengetahuan ini sangat penting untuk melindungi keluarga tersayang sekaligus menjadi indikator keluarga sehat:

Hirup Uap Panas

Salah satu cara untuk menyembuhkan sinusitis ringan adalah dengan mengeluarkan lendir yang terperangkap di lubang sinus. Namun karena lendir tersebut sangat kental, maka mengeluarkannya tentu tidak mudah. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencairkan lendir adalah dengan menghirup uap panas. Siapkan air mendidih dan masukkan ke dalam mangkuk, lalu hirup uapnya selama beberapa menit. Anda bisa menambahkan minyak kayu putih yang bersifat melegakan pernapasan dan membantu mencairkan lendir.

Membilas Hidung dengan Air Garam

Untuk mengeluarkan lendir Anda juga bisa mencoba membilas hidung menggunakan larutan air garam. Caranya, larutkan garam pada segelas air matang, kemudian hirup air hingga masuk ke rongga hidung setelah itu keluarkan kembali. Biasanya cara ini efektif untuk mengeluarkan lendir tetapi kelemahannya akan muncul pula rasa sakit ketika Anda dengan sengaja menghirup air larutan garam. Saat ini sudah ada juga alat untuk 'mencuci' hidung, namun pastikan penggunaannnya dilakukan dalam pengawasan dokter.

Menghangatkan Area Hidung

Kalau Anda tidak berani mencoba kedua cara di atas, maka kompres air hangat di sekitar hidung bisa dicoba. Kompres ini bertujuan untuk mencairkan lendir yang terlalu kental sehingga nantinya bisa keluar dengan mudah. Sebaiknya Anda mengompres dengan posisi kepala yang disangga bantal sehingga memberikan rasa nyaman dan mengurangi nyeri. Ganti airnya jika sudah mulai dingin, karena kompres air dingin tidak akan berpengaruh terhadap lendir di dalam hidung.



Mencoba Dekongestan

Saat ini juga banyak obat sinusitis semprot yang dikenal dengan nama dekongestan. Obat ini digunakan untuk menghilangkan lendir dari dalam hidung. Meski demikian, dekongestan sebaiknya tidak digunakan oleh Anda yang menderita sinusitis kronis karena justru bisa memperparah keadaan. Selain itu, obat ini sebaiknya juga dibeli dengan resep dokter.

Kalau Anda sudah pernah menderita sinusitis, maka ada kemungkinan penyakit ini akan kembali kambuh. Dalam berbagai kampanye Indonesia sehat, sering disosialiasisikan beberapa cara untuk mencegah sinusitis kambuh kembali. Pertama, Anda harus menjaga kebersihan diri dan area sekitar hidung. Sinusitis bisa terjadi karena adanya kuman yang masuk ke area hidung. Sebaiknya hindari kebiasaan menggosok hidung, selalu gunakan masker apabila berkendara, dan jangan lupa mencuci tangan setelah bepergian.

Anda juga perlu memperbanyak konsumsi air putih. Manusia dianjurkan minum 2,5 hingga 3,5 liter air setiap harinya. Ketika tubuh sedang dalam kondisi tidak fit, asupan air putih yang cukup bisa membantu memerangi virus yang masuk. Apalagi jika Anda sering terkena flu, harus banyak minum air putih untuk mencegah terjadinya sinusitis yang diawali dari pilek biasa. Anda juga bisa melakukan vaksin tahunan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. Vaksin influenza ini bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus dan bakteri penyebab flu. Jangan lupa juga untuk beristirahat cukup dan mencegah stres berkepanjangan.