Berita Kesehatan
Penutup Sikat Gigi Ternyata Tidak Sehat, Benarkah?
Senin, 07 Okt 2019 09:15:06

Banyak orang beranggapan jika mereka menutup sikat gigi mereka, maka akan membuat sikat gigi mereka terhindar dari bakteri. Tapi apakah hal tersebut benar?

Menggunakan penutup sikat gigi tidak berarti melindungi sikat dari pertumbuhan bakteri. Sebaliknya adanya penutup justru menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi bakteri untuk terus berkembang biak.

Sebuah penelitian dari American Society for Microbiology menemukan bahwa menutupi kepala sikat dengan plastik penutup justru sangat tidak higienis. Menggunakan plastik penutup pada kepala sikat tidak bisa melindungi sikat dari tumbuhnya bakteri.

Justru ketika kepala sikat gigi ditutup, hal ini memudahkan bakteri berkembang biak karena menciptakan lingkungan lembab dan pengap yang disukai bakteri. Kepala sikat tak bisa mengering tertiup udara sekitar karena ditutup setelah dipakai.

Kamar mandi mungkin memang punya suasana lembab dan basah, tapi menutupi sikat gigi tak memberi solusi lebih baik menjaga kebersihan sikat. Jika memang ingin menggunakan penutup sikat gigi, pastikan memiliki lubang-lubang angin untuk ventilasi pergantian udara di dalam kepala sikat.

Penutup sikat gigi juga bisa digunakan jika kamu akan bepergian jauh dan ditaruh di dalam tas dan dicampur dengan berbagai peralatan mandi. Penutup sikat bisa melindungi tercampurnya sikat dengan bakteri dari barang lain. Tapi tentu segera cuci bersih sikat dengan air mengalir sebelum dipakai.

Lalu bagaimana seharusnya kita menyimpan sikat gigi? Asosiasi Gigi Amerika (ADA) merekomendasikan bagaimana sebaiknya kita menyimpan dan membersihkan sikat gigi dengan benar. Berikut penjelelasannya :

  • Jangan Menggunakan Sikat Gigi Bersama-Sama

Menggunakan sikat gigi bersama-sama akan memungkinkan terjadinya pertukaran cairan tubuh dan mikroorganisme yang menyebabkan naiknya resiko infeksi penyakit. penyebab gigi keropos padahal rajin sikat gigi bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

  • Usai Digunakan, Cuci Sikat Gigi Dengan Air Mengalir

Bersihkan sikat gigi dari sisa pasta gigi dan kotoran lain menggunakan air yang mengalir. Simpan sikat dengan posisi berdiri dan kering anginkan hingga saat Anda hendak menggunakannya lagi.

Jika ada beberapa sikat yang harus disimpan dalam tempat yang sama, usahakan agar sikat gigi berdiri terpisah untuk menghindari adanya kontaminasi silang. bahan alternatif pengganti pasta gigi bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

  • Jangan Terlalu Sering Menutup Sikat Gigi Dalam Kondisi Basah

Anginkan sikat gigi terlebih dahulu sebelum menggunakan penutup atau menyimpannya di tempat-tempat yang tertutup. Kondisi sikat yang lembab justru menciptakan kondisi yang baik bagi perkembangan bakteri dibandingkan udara terbuka.

  • Ganti Sikat Setiap 3-4 Bulan Sekali

Bulu sikat gigi akan mengembang karena dipakai dan dibersihkan. Otomatis keefektifan pembersihannya pun akan berkurang. Kerusakan sikat gigi tentu saja bergantung dari cara pemakaian masing-masing individu. Gantilah sikat bila memang bulu sikatnya sudah mengembang. Dan biasanya sikat gigi anak lebih cepat rusak dan kotor dibanding orang dewasa.

  • Tutup Toilet Sebelum Anda Menyiram

Selain langkah di atas, ada lagi kunci utama untuk meminimalisir penyebaran bakteri di kamar mandi kita, yaitu dengan menutup toilet sebelum menyiramnya. Cara ini akan mencegah partikel kotoran tidak mengenai benda atau daerah sekitar toilet, paling tidak sejauh 6 kaki.

Demikian yang bisa penulis sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai penutup sikat gigi ternyata tidak sehat. Semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi anda semua. Kenali gejala dan gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis. Jika keluhan masih berlanjut, segera hubungi dokter.