Berita Kesehatan
Kenali Gejala VAPI, Penyakit Paru Akibat Penggunaan Vape
Rabu, 09 Okt 2019 08:38:54

Rokok elektrik atau vape telah dikaitkan dengan kemunculan penyakit yang menyerang paru-paru. Penyakit paru-paru tersebut awalnya dinilai misterius karena muncul mendadak dan mewabah di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Belakangan, penyakit paru tersebut diketahui berkaitan dengan penggunaan vape.

Penyakit paru-paru baru tersebut sudah menjadi epidemi di Amerika Serikat. Hingga 1 Oktober lalu, tercatat lebih dari 800 kasus penyakit paru yang dikaitkan dengan penggunaan vape yang menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat penggunaan vape sedang marak terjadi.

Kasus ini kemungkinan besar juga terjadi di negara lain, termasuk Indonesia.


"Kasus penyakit paru terkait vape ini mungkin terjadi di Indonesia. Hanya saja tidak ada pencatatan dan pelaporan seperti di AS," kata Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto, beberapa waktu lalu.

Agus menyebut dia pernah mendapati seseorang dengan gejala yang serupa dengan penyakit paru terkait penggunaan vape yang ada di AS. Rekan sejawatnya yang lain juga menemukan kasus yang mirip.

Agus menjelaskan saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyebut penyakit ini dengan Vaping Associated Pulmunory Injury (VAPI) atau gangguan paru terkait penggunaan vape. FDA mengategorikan gangguan paru sebagai VAPI jika seseorang sudah menggunakan vape setidaknya dalam 90 hari terakhir.

"Ini merupakan penyakit misterius karena awalnya tidak diketahui penyebabnya. Setelah ditemukan berkaitan dengan vape, hingga kini masih diteliti bagian vape yang mana yang menyebabkan penyakit ini," kata Agus yang praktik di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan.

Orang yang mengalami VAPI memiliki sejumlah gejala yang berhubungan dengan pernapasan (98 persen), saluran cerna (81 persen), dan gangguan kesadaran (100 persen).

Gejala VAPI atau penyakit paru terkait penggunaan vape meliputi:
- sesak napas
- demam
- batuk
- nyeri dada
- muntah
- diare
- sakit kepala
- gangguan kesadaran

Selain dideteksi dari sejumlah gejala tadi, VAPI juga ditandai dengan kerusakan paru yang dapat dideteksi melalui hasil rontgen.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut dan secara aktif menggunakan vape dalam 90 hari terakhir, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan serta pengobatan.