Berita Kesehatan
Fungsi Pulpa Gigi Paling Utama
Kamis, 24 Okt 2019 12:26:06

Pulpa gigi merupakan salah satu bagian paling vital dari gigi yang berasal dari pusat gigi di bawah lapisan email lapisan atas dan lapisan dentin yakni lapisan kedua di ruang pulpa. Bentuk ruang pulpa sendiri bervariasi tergantung dari ukuran gigi. Pulpa gigi memiliki tekstur lunak dan terdiri dari pembuluh darah hidup, jaringan ikat dan juga saraf besar yang juga biasa disebut dengan saraf, pulpa bercabang keluar dan terus ke bawah setiap akar lewat saluran gigi dan berhenti sedikit di ujung gigi.

Manusia memiliki total sampai 52 organ pulpa berbeda yakni 32 organ pulpa yang ditemukan pada gigi sulung atau dikenal dengan gigi bayi. Pulpa yang ditemukan pada gigi sulung akan hilang bersamaan ketika gigi copot, gigi tanggal di usia muda atau dikeluarkan dari mulut anda. Lalu, apa sebenarnya fungsi pulpa gigi tersebut?.



Peran dan Fungsi Pulpa Gigi

Pulpa gigi sendiri memiliki banyak fungsi penting. Beberapa fungsi pulpa gigi tersebut adalah:

  • Fungsi Sensorik: Nyeri akibat trauma pada dentin gigi dan atau pulpa gigi, perbedaan suhu dan tekanan disebabkan oleh stimulasi pulpa.
  • Pembentukan dentin: Pulpa bertanggung jawab untuk pembentukan dentin. Sebagai respons terhadap trauma, pulpa membentuk dentin sekunder yang juga dikenal sebagai dentin reparatif.
  • Nutrisi: Pulpa berisi pembuluh darah yang membuat darah mengalir untuk membantu mencegah gigi menjadi rapuh dengan cara menjaganya tetap lembab dan bergizi.


Peran Dentin

Pekerjaan paling penting dari pulpa gigi adalah menghasilkan dentin yang merupakan jaringan terkalsifikasi yang berfungsi untuk lapisan kedua gigi dan mendukung enamel gigi di atasnya. Dentin terletak tepat di atas ruang pulpa sehingga jika email gigi atau gusi terkikis, maka dentin jadi terbuka.

Ini biasanya bisa menimbulkan rasa sakit khususnya ketika makan atau minum sesuatu yang panas atau dingin sebab dentin merangsang pulpa atau saraf gigi anda. Menyusun sebagian besar struktur gigi, dentin lebih keras dan lebih padat dari tulang asli dan warnanya bervariasi. Ini akan terlihat berwarna abu abu atau hitam namun biasanya muncul dengan rona kekuningan.



Pulpitis

Peradangan pulpa yang menyakitkan bisa menyebabkan sebuah kondisi yang disebut dengan pulpitis. Kerusakan gigi merupakan penyebab nomor satu dari pulpitis diikuti dengan cedera. Jika peradangan yang terjadi ringan, mungkin bisa diatasi. Namun jika sudah parah, maka pulpa bisa mati.

Pulpitis juga bisa menyebabkan infeksi pada akar gigi yang dikenal dengan penyakit abses gigi. Jika anda menderita pulpitis, maka anda akan segera mengetahuinya karena menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan.

Sangat penting untuk menemui dokter segera ketika anda mengalami pulpitis. Jika anda memiliki abses dan tidak segera diobati, maka infeksi gigi bisa menyebar ke area rahang, sinus dan bahkan hingga ke otak. Dokter gigi kemungkinan akan melakukan beberapa tes untuk melihat apakah pulpa gigi masih bisa diselamatkan.



Jenis Jenis Pulpitis

Pulpitis sendiri terdiri dari dua jenis yakni pulpitis reversibel dan juga pulpitis ireversibel.

  • Pulpitis reversibel: Jika anda mengalami pulpitis reversibel, maka dokter gigi akan menghilangkan pembusukan atau lubang dari gigi anda dan menggantinya dengan tambalan di mana rasa sakit dan pembengkakan harus hilang.
  • Pulpitis ireversibel: Jika pulpa gigi anda rusak parah, maka satu satunya pilihan adalah dokter gigi akan melakukan saluran akar gigi di mana pulpa akan diangkat dari gigi anda atau mengangkat gigi anda seluruhnya. Jika anda memiliki saluran akar, maka pulpa tidak bisa beregenerasi di dalam gigi dan gigi menjadi tidak vital atau gigi mati.


Fungsi pulpa gigi bisa dikatakan sangat penting dari bagian gigi lainnya. Pada saat pulpa gigi mengalami kerusakan, maka tidak hanya bisa menimbulkan rasa sakit, namun juga bisa menyebabkan gigi anda benar benar tidak bisa berfungsi, harus dicabut karena sudah mati. Untuk itu, menjaga kesehatan gigi secara menyeluruh sangatlah penting dilakukan dimulai sejak anak anak.