Berita Kesehatan
Tips Jauhkan Sikat Gigi dari Bakteri
Selasa, 03 Des 2019 11:23:12

Sikat gigi menjadi salah satu alat bantu utama untuk membersihkan gigi. Selain memperhatikan kebersihan gigi, ternyata kebersihan sikat gigi serta cara sikat gigi sesuai anjuran ahli gigi juga harus diperhatikan. Penyimpanan sakit gigi haruslah tepat dan tidak sembarangan,

karena jika tidak tepat malah akan membahayakan gigi bahkan tubuh anda jika dipakai. Berikut ini beberapa cara yang dapat anda lakukan dalam menyimpan sikat gigi yang benar agar tidak terkontaminasi dengan bakteri yang dapat menyebabkan sakit gigi sampai ke kepala dan mata.


  • Jauhkan dari Toilet

Dimana biasanya anda menaruh sikat gigi? jika dekat dengan toliet maka segeralah dipindahkan. Hal tersebut kemungkinan sikat gigi akan terkena zat-zat sisa kotoran, sabun, dan air kotor yang mengandung banyak kuman penyakit dan dapat menyebabkan gigi berdarah.

Jadi saat membilas (flush) toilet, air toilet dapat terciprat hingga sejauh 2 meter ke segala arah. Bahkan menurut Charles Gerba, Ph.D., seorang profesor dan ahli mikrobiologi dan ilmu lingkungan di University of Arizona College of Public Health, bakteri dan virus (E.coli, S. aureus, dan bakteri lainnya) dari toilet dapat menempel di seluruh permukaan kamar mandi, termasuk di sela-sela bulu sikat gigi dan mengendap dalam beberapa waktu.


  • Bilas Sampai Bersih

Bilas sikat gigi Anda setiap kali selesai menggosok gigi dengan air yang mengalir. Pastikan tidak ada sisa kotoran gigi maupun pasta gigi yang tertinggal. Pasta gigi yang tertinggal di sikat gigi akan menjadi sarang favorit bakteri untuk bersemayam.


  • Taruh Kepala Sikat di Atas

simpan sikat gigi dengan bagian kepala menghadap ke atas, jangan sampai terbalik. Simpan pada tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Menyimpannya di kabinet atau lemari akan meningkatkan pertumbuhan bakteri karena tempatnya cenderung lembap dan tidak ada sirkulasi udara.


  • Ganti Sikat Gigi Secara Berkala

Ganti sikat gigi Anda minimal setiap tiga bulan sekali. Frekuensi mengganti sikat bisa dipercepat apabila Anda terserang pilek atau flu. Ganti sikat Anda begitu terkena penyakit ini untuk mencegah virus penyebab flu tersebar pada sikat.


  • Pisahkan Sikat Gigi Anda dari Sikat Gigi Orang Lain

Faktanya, rongga mulut adalah rumah bagi ratusan jenis mikroorganisme yang berbeda, mulai dari bakteri alami maupun bakteri dari luar yang mungkin membahayakan kesehatan tubuh. Setiap kali Anda menggosok gigi, maka sikat gigi tersebut sudah menjadi perantara penularan mikroorganisme kepada orang lain.

Karena itu, salah satu cara menyimpan sikat gigi yang benar adalah dengan memisahkan sikat gigi Anda dari sikat gigi orang lain, sekalipun dengan anggota keluarga Anda. Sebab, mencampurkan beberapa sikat gigi dapat membuat permukaan bulu sikat saling menempel dan menyebabkan kontaminasi silang. Hal ini bisa meningkatkan risiko perpindahan bakteri dari satu sikat gigi ke sikat gigi lainnya.


  • Gunakan Secara Pribadi, Jangan Berbagi

Jangan pernah berbagi sikat gigi dengan orang lain, bahakan dengan keluarga sekalipun. Bakteri pada setiap individu berbeda-beda dan memakai sikat gigi secara bergantian hanya akan saling menularkan bakteri satu sama lain.

Menurut American Dental Association, kebiasaan berbagi sikat gigi juga dapat mengakibatkan terjadinya kontaminasi silang, yaitu perpindahan mikroorganisme yang dapat meningkatkan risiko infeksi. Akibatnya, penularan penyakit tak bisa dihindari.

Dengan menyimpan sikat gigi anda secara tepat, maka kebersihan gigi dan juga tubuh anda akan terjaga.