Berita Kesehatan
5 Tanda Kesehatan Paru-paru Menurun, Jangan Anggap Sepele
Kamis, 12 Des 2019 15:16:02

Paru-paru merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting dalam menjalankan sistem pernapasan. Ketika udara mencapai paru-paru, maka akan terjadi pertukaran oksigen dari luar tubuh dengan karbon dioksida dari dalam darah.

Karena paru-paru memiliki peran penting, maka penting untuk selalu menjaga kesehatannya. Apabila paru-paru mengalami gangguan, maka proses pernapasan akan ikut terganggu.


Ada berbagai macam penyebab kinerja paru-paru menurun, seperti gaya hidup tidak sehat yaitu merokok. Ketika terbiasa melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk, maka tidak heran suatu saat kinerja paru-paru menurun.


Sebelum terlambat, penting untuk mengenali tanda paru-paru sedang bermasalah. Mengetahui sejak dini kondisi paru-paru, akan memudahkan proses penyembuhannya. Berikut lima tanda pari-paru sedang bermasalah yang telah Liputan6.com rangkum dari Brightside.me, Rabu (11/12/2019).

Meskipun merupakan gejala yang langka, namun nyeri punggung dan bahu dapat mengindikasikan terjadinya kanker paru-paru. Apabila kamu sudah mengenali gejala paru-paru terjadi masalah sejak dini, maka segeralah untuk mengobatinya.


Apabila rasa sakit lebih kuat dan bertahan lebih lama atau kamu sering mengalaminya, maka kamu perlu memeriksakan diri ke dokter.

Batuk merupakan gejala yang terbilang sederhana. Namun, batuk juga dapat menandakan adanya penyakit kronis. Oleh karena itu, kamu harus lebih peka atau mengetahui jenis batuk.


Mengetahui jenis batuk akan memudahkan kamu untuk mendeteksi penyakit apa yang sedang terjadi. Apabila kamu mengalami batuk akut, terutama dikombinasikan dengan gejala lainnya seperti batuk berdarah, maka kamu perlu mewaspadai kondisi paru-paru sedang bermasalah.

Tanda kesehatan paru-paru kamu menurun selanjutnya adalah sesak napas. Napas pendek paling sering disebabkan oleh kondisi jantung atau paru-paru, seperti asma atau alergi.


Apabila kamu mengalami kondisi ini, kamu perlu segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapat penanganan medis. Kamu juga bisa mencoba untuk latihan atau olahraga secara rutin.