Berita Kesehatan
5 Ciri Terinfeksi Paru Paru Kering
Kamis, 19 Des 2019 12:03:20

Ciri Ciri Paru Paru Kering

Sebenarnya tidak ada istilah paru-paru kering dalam dunia kedokteran. Istilah paru-paru kering dikenal masyarakat sebagai suatu kondisi saat paru-paru mengalami kekurangan cairan di antara selaput pleura karena peradangan dan sebab lainnya, sehingga seseorang dapat mengalami gangguan dan rasa sakit saat bernapas.

Manusia tidak dapat merasakan apakah paru-paru terasa kering atau tidak seperti selayaknya seseorang merasakan tenggorokannya kering atau tidak. Sensasi “kering” pada paru-paru bisa berupa rasa tidak nyaman yang dirasakan saat bernapas.

Penyakit paru-paru kering dapat menyerang segala usia, karena penyebab penyakit paru-paru kering sangat erat kaitannya dengan udara yang dihirup sehari-hari (selain penyebab lainnya, misalkan konsumsi obat-obatan terlarang).

Anak-anak pun bisa menjadi pengidap penyakit paru-paru kering karena asap atau polusi yang mereka hirup saat bernapas.

Penyebab Paru Paru Kering

  • Asap rokok
  • Polutan
  • Sistem imun yang lemah
  • Peradangan pada paru-paru akibat benda asing
  • Penyalahgunaan obat-obatan
  • Infeksi karena bakteri

Ciri Ciri Paru Paru Kering

1. Pusing

Seseorang yang mengalami paru-paru kering dapat merasa tidak nyaman di kepala dan pusing akibat kekurangan oksigen, karena paru-paru kering menyebabkan sulit bernapas.

2. Demam

Radang pada umumnya menimbulkan demam, sebagai pertanda bahwa tubuhnya sedang melawan serangan penyakit maupun infeksi pada bakteri.

3. Mual

Rasa mual adalah salah satu akibat dari sesak napas yang dialami seseorang saat cairan dalam paru-parunya berkurang. Selain itu, mual juga dapat mengakibatkan seseorang kekurangan bahkan kehilangan nafsu makan. Akibatnya, badannya akan mengurus. 

4. Napas sesak

Kekurangan cairan di antara selaput pelindung paru-paru dapat membuat seseorang kesulitan mengambil napas, sehingga dadanya terasa sesak. Umumnya orang akan merasa panik saat ia merasa sesak napas.

5. Mudah lelah

Batuk terus menerus dan kekurangan oksigen akibat kesulitan bernapas membuat seseorang merasa mudah lelah, lemas, letih, lesu, dan berwajah pucat.