Berita Kesehatan
Kesehatan Gigi Mempengaruhi Kualitas Tidur, Benarkah?
Kamis, 26 Des 2019 11:48:19

Semakin baik kualitas tidur seseorang maka akan memberikan dampak positif pada saat ia bangun di pagi hari seperti perasaan tenang, segar dan tidak mudah mengantuk kembali. Cara mengatasi kebiasaan mengerat gigi saat tidur bisa dijadikan sebagai informasi tambahan.

Sedangkan jika kualitas tidur seseorang buruk maka akan memberikan dampak negatif seperti perasaan lelah, mudah gelisah, lesu, warna kehitaman di sekitar mata, kelopak mata bengkak, konjungtiva merah, mata perih, sulit berkonsentrasi, sakit kepala dan sering menguap atau mengantuk.

Tidur bukanlah sekedar aktivitas rutin yang kita lakukan setiap hari, namun merupakan proses biologis yang sangat kompleks dan sangat dibutuhkan oleh manusia. Selain mempertahankan fungsi otak normal, tidur berperan penting dalam mengendalikan sistem tubuh lainnya.

Perubahan gaya hidup yang terjadi terutama pada kaum urban yang tinggal di kota besar seringkali menyebabkan kurangnya kuantitas dan kualitas tidur. Hal ini ternyata juga berdampak pada kesehatan rongga mulut.


Penelitian ini melibatkan 60 pasien yang berobat ke Department of Periodontology and Oral Implantology, National Dental College and Hospital Dera Bassi India. Setiap pasien mengisi kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) mengenai kualitas dan pola tidurnya sehari-hari.

Semakin tinggi skor PSQI, kualitas tidur semakin buruk. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pada jaringan pendukung gigi pasien, dan dikategorikan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok dengan jaringan pendukung gigi yang sehat, kelompok dengan peradangan gusi (gingivitis), dan kelompok dengan peradangan jaringan periodontal (periodontitis).


Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan rata-rata skor PSQI tertinggi terdapat pada kelompok pasien dengan periodontitis, diikuti dengan kelompok pasien gingivitis, dan skor PSQI terendah pada kelompok dengan jaringan pendukung gigi yang sehat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pasien dengan kualitas tidur yang rendah memiliki jaringan pendukung gigi yang tidak sehat.

Peneliti menjelaskan bahwa gangguan tidur menyebabkan terjadinya gangguan hormon dan modulasi sistem pertahanan tubuh. Kurang tidur juga meningkatkan aktivasi sel limfosit dan merangsang pelepasan sel mediator radang.

Sehingga mengakibatkan pasien semakin rentan terhadap peradangan dan infeksi. Ditambah lagi jika kebersihan mulut buruk, dengan akumulasi plak dan karang gigi yang banyak di permukaan gigi, maka akan semakin memperparah kejadian gingivitis dan periodontitis.

Jika Anda merasa kesulitan untuk memulai tidur, lakukan beberapa kiat berikut untuk meningkatkan kualitas tidur:


1.Hindari kafein dan minuman beralkohol

Kafein menstimulasi tubuh untuk terus terjaga sepanjang malam. Hindari konsumsi jenis minuman ini 4 sampai 6 jam sebelum waktu tidur. Contohnya seperti kopi, teh dan cocoa. Sedangkan alkohol akan cepat membuat ngantuk, namun beberapa jam kemudian menstimulasi tubuh untuk bangun dan mengacaukan kualitas tidur.


2. Ciptakan ruang kamar yang nyaman

Ruang kamar yang nyaman, bersih, rapi dan tidak berisik mampu membantu untuk dapat tertidur pulas dan meningkatkan kualitas tidur. Matikan televisi dan lampu saat tidur, ini juga akan membantuk memperbaiki kualitas tidur.


3. Pastikan Kebersihan Gigi & Mulut Terjaga

Jangan lupa untuk sikat gigi secara seksama sebelum tidur, untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut Anda.


Demikian yang bisa penulis sampaikan pada kesempatan kali ini. Kenali gejala dan gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis. Jika keluhan masih berlanjut, segera hubungi dokter. Salam hangat dari penulis.