Berita Kesehatan
Apakah Garam Benar-benar Bagus untuk Gigi? Ini Jawabannya
Rabu, 28 Feb 2018 16:33:34

Kalau Anda sering memperhatikan kandungan apa saja yang ada di pasta gigi, pasti akan menemukan garam pada tabel tersebut.


Tahukah Anda, semakin banyak kandungan garam pada pasta gigi, ternyata lebih baik untuk kebersihan gigi secara keseluruhan. Namun, terlepas dari garam sebagai super hero gigi, ini juga ternyata memiliki beberapa efek samping yang buruk dan serius.


Jadi apakah garam benar-benar bagus untuk gigi?


Garam untuk Kesehatan Gigi?


Garam telah menjadi bagian dari rezim perawatan gigi untuk usia sekarang. Membilas mulut dengan air garam hangat dianggap sebagai praktik yang baik dan kakek nenek kita tetap merekomendasikan hal yang sama.


Obat kumur air garam diberikan kepada penderita pembengkakan atau infeksi gusi dan juga setelah operasi, karena ini adalah desinfektan alami.


Garam juga merupakan salah satu bahan utama dalam bubuk pembersih gigi pada masa lampau, karena dianggap sebagai abrasif yang efektif yang bisa menghilangkan noda dan kotoran dari gigi. Selain itu, garam telah diketahui meningkatkan pH mulut, sehingga sulit bagi bakteri untuk berkembang.


Namun, disarankan untuk tidak terlalu banyak menggosokan garam pada gigi, karena ini bisa mengikis lapisan gigi.


Makanan Kaya Garam Tak Ngaruh ke Gigi


Meskipun menggunakan garam dalam perawatan gigi mungkin bermanfaat, bukan berarti Anda sehat dalam memakan makanan yang kaya akan garam.


Garam yang berlebihan dalam makanan mungkin merupakan ide yang buruk. Diet kaya natrium mungkin tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan secara keseluruhan, namun itu buruk untuk kesehatan mulut juga.


Makanan sodium tinggi juga cenderung kaya akan gula, yang pada akhirnya buruk bagi kesehatan. Maka makanan yang buruk cenderung tinggi pada keduanya dan karenanya harus dihindari untuk kebersihan gigi.


Seberapa Efektif Pasta Gigi Garam?


"Garam bukanlah pemutih gigi yang sangat efektif," ujar dokter gigi berbasis UP Dr. Deepali Deshwal.


"Peran utamanya dalam kesehatan gigi adalah mendisinfeksi mulut, sehingga bakteri abrasif tidak dapat tumbuh. Inilah sebabnya mengapa kami menyuruh pasien untuk membilas mulut dengan air garam setelah perawatan.”tuturnya.


Dr. Deshwal mengatakan bahwa praktik gigi yang baik seperti menyikat gigi dua kali sehari, flossing dan makan sehat cukup baik untuk menjaga gigi tetap dalam kondisi baik.