Berita Kesehatan
Amandel Apakah Perlu Dioperasi?
Sabtu, 31 Mar 2018 13:05:50

Tonsil atau yang lebih dikenal masyarakat awam sebagai amandel adalah salah satu jaringan tubuh yang berperan sebagai pertahanan tubuh melawan kuman atau infeksi seperti virus maupun bakteri.


Karena melihat fungsi amandel sebagai pertahanan tubuh inilah masih banyak orang tua yang mempertanyakan apakah akan baik-baik saja jika amandel anaknya diangkat?, atau pertanyaan lain yang sering dilontarkan apakah jika sudah dioperasi tidak akan menjadi sakit kembali?, lalu bagaimana dengan pertahanan tubuh melawan kuman jika amandelnya dibuang?, serta pertanyaan penting juga apakah amandel perlu dioperasi?


Amandel merupakan jaringan kelenjar getah bening yang terletak pada di sisi kanan dan kiri belakang rongga mulut / tenggorok. Amandel mudah dilihat jika kita bisa membuka mulut lebar-lebar. dan akan terlihat seperti tonjolan dari rahang atas bagian belakang berukuran seperti kelereng. Virus, bakteri, terutama yang bersumber dari makanan di dalam mulut serta udara pernafasan dari hidung akan dicegah terlebih dahulu oleh amandel. Amandel bekerja dengan efektif pada usia dibawah 5-6 tahun, oleh karena seiring pertambahan usia fungsinya akan digantikan oleh jaringan lain.


Pada saat amandel mengalami infeksi atau peradangan disebut sebagai tonsilitis atau radang amandel. Radang pada amandel dapat bersifat akut maupun kronis (berulang). Penyebab tersering radang amandel akut maupun kronis adalah virus dan bakteri. Beberapa literatur mengatakan bahwa pentebab radang amandel pada anak-anak yang tersering adalah virus, sedangkan pada dewasa adalah bakteri. Keluhan yang sering muncul mulai tenggorok terasa panas, kering, disertai nyeri telan hebat dan mendadak. Pada kasus tertentu didapatkan nyeri hingga menjalar ke telinga dan kepala, pada anak-anak biasanya disertai keluhan tidak mau makan. Keluhan lain radang amandel akut yang dapat ditemukan yaitu panas tinggi dan sakit kepala, tetapi pada radang amandel kronis umumnya dikeluhkan adanya rasa mengganjal di tenggorok dan bau mulut. Pada keadaan tertentu pada anak dapat bernafas lewat mulut, tidur sering mendengkur bahkan kadang-kadang sulit bernafas saat tidur.


Pada umumnya tonsilitis akut dapat sembuh dengan sendirinya, karena kekebalan tubuh yang baik dapat mengatasi penyakit ini. Sehingga penderita dianjurkan istirahat, makan lunak, dan minum hangat. Jika diperlukan dapat diberikan obat penghilang nyeri berupa obat minum maupun obat kumur. Pada beberapa keadaan tetap diperlukan pemberian obat antibiotik sesuai dengan petunjuk dan saran dari dokter Anda. Hal yang patut dan perlu diwaspadai yaitu komplikasi akibat radang amandel seperti abses atau nanah di daerah tenggorok atau bahkan terjadi gangguan ke organ tubuh yang lain seperti ginjal dan jantung.


Tindakan pembedahan atau operasi pengangkatan tonsil atau amandel yang disebut tonsilektomi menjadi pilihan jika keluhan dan gejala radang amandel ini terjadi berulang. Berdasarkan American Academy of Otolaryngology Head and Neck Surgery telah ditentukan kriteria operasi amandel menurut Paradise, yaitu:


1. Radang amandel terjadi 7 kali atau lebih jangka waktu satu tahun


2. Radang amandel terjadi 5 kali atau lebih pertahun dalam jangka waktu dua tahun berturutan


3. Radang amandel terjadi 3 kali atau lebih pertahun dalam jangka waktu tiga tahun berturutan.


4. Pembesaran amandel sudah menimbulkan komplikasi ginjal, jantung atau sumbatan nafas


Evaluasi radang amandel diharapkan dapat dilakukan sejak awal untuk mencegah timbulnya komplikasi yang tidak diinginkan. Pengobatan yang tidak optimal akan membuat bakteri pada amandel menjadi kebal atau resisten. Konsultasikan radang amandel ke dokter umum atau dokter spesialis THTKL untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi radang amandel.