Berita Kesehatan
Kiat Tepat Menjaga Kebersihan Telinga Anak
Rabu, 16 Mei 2018 11:45:48

Layaknya orang dewasa, telinga anak juga dapat menghasilkan kotoran alias serumen. Benda lengket berwarna cokelat kekuningan yang ada di liang telinga tersebut kerap menimbulkan bau tak sedap. Lantas, bagaimana cara tepat membersihkannya?


Perlu Anda tahu, serumen itu sendiri sebenarnya berfungsi untuk melindungi kesehatan telinga. Ini karena serumen dapat mencegah kotoran, debu atau partikel-partikel dari luar untuk masuk ke dalam liang telinga dan mengancam fungsi pendengaran. Selain itu, serumen juga dapat mencegah serangga-serangga kecil untuk merangkak masuk ke dalam telinga, lho!


Serumen pada Anak

Produksi serumen pada setiap anak berbeda-beda. Beberapa anak dapat memiliki lebih banyak serumen dibanding anak yang lainnya. Serumen pada anak juga memiliki jenis yang bervariasi. Ada yang berbentuk kering, serpihan, lengket atau berupa zat lilin (wax).


Umumnya, serumen akan mengering lalu bergerak keluar dari telinga dengan bantuan silia (struktur serupa rambut pada telinga). Oleh karena itu, sebenarnya tanpa melakukan tindakan khusus, kotoran telinga dapat keluar dengan sendirinya. Hal ini merupakan suatu mekanisme yang dilakukan telinga untuk membersihkan dirinya sendiri.


Kiat Tepat Bersihkan Telinga Anak

Anak yang mengalami penumpukan serumen berlebih biasanya akan mengalami nyeri pada telinga, sering menarik telinga, atau berusaha memasukkan jari ke liang telinga. Untuk mengatasi keadaan ini, Anda dapat menggunakan kain yang sudah dibasahi untuk menyeka dan membersihkan telinga anak bagian luar.


Untuk liang dan telinga bagian dalam, Anda tak perlu benar-benar membersihkannya. Ingat, telinga punya mekanisme sendiri untuk membersihkan dirinya. Namun, jika kotoran telinga anak terpantau keras, Anda dapat menggunakan obat tetes khusus telinga untuk membantu mencairkan serumen. Jika ragu akan hal ini, Anda dapat membawa anak untuk berobat ke dokter spesialis THT.


Di dokter, telinga anak dapat dibersihkan dengan optimal menggunakan sendok serumen, forsep dan alat pengisap khusus. Tindakan ini sepenuhnya aman, terutama bila dilakukan oleh dokter spesialis THT yang benar-benar kompeten di bidangnya.


Hindari Cotton Bud

Penggunaan cotton bud, pinset telinga, ear candle atau benda lain yang dimasukkan ke dalam liang telinga sebenarnya tidak dianjurkan secara medis. Alih-alih membersihkan telinga, penggunaan benda-benda tersebut malah dapat mendorong masuk kotoran telinga dan menyebabkan terjadinya sumbatan di telinga. Penggunaan alat-alat tersebut juga berpotensi melukai telinga atau bahkan gendang telinga.


Jika hal itu sampai terjadi, fungsi indra pendengaran pada si Kecil akan mengalami gangguan. Akibatnya, anak akan menjadi kurang responsif terhadap stimulasi suara dari lingkungan sekitarnya. Keadaan ini pada akhirnya akan mengganggu aktivitas anak sehari-hari, bahkan juga dapat mengganggu laju tumbuh kembangnya.


Oleh karena itu, berhati-hatilah sebelum memutuskan untuk membersihkan telinga si Kecil di rumah. Perhatikan dan praktikkan kiat di atas dengan saksama, dan hindari apa-apa yang sudah disebutkan. Dengan begini, pendengaran si Kecil dapat terus berfungsi sebagaimana mestinya.