Berita Kesehatan
Menjaga Kesehatan Gigi Anak Tidak Cukup dengan Menyikat Gigi
Selasa, 22 Mei 2018 16:26:14

Sejak saat gigi pertama anak anda tibuh dari gusi kecilnya, gigi mereka harus segera disikat. Sampai mereka dapat belajar melakukannya sendiri, orang tua harus menyikat gigi anak-anak mereka: Arahkan sikat ke garis gusi sekitar 45 derajat, dan sikat dengan lembut dengan gerakan memutar untuk mengeluarkan plak yang terbentuk di sepanjang gusi.


Pastikan untuk menggunakan sikat gigi yang dirancang untuk anak-anak, dan ganti sikat gigi setiap tiga sampai empat bulan, atau ketika sikat gigi mulai menunjukkan tanda-tanda keausan. Anda juga harus memilih pasta gigi yang aman untuk anak-anak, setidaknya sampai mereka cukup dewasa untuk belajar meludah setelah menyikat gigi. Sekitar usia enam tahun, anak-anak mungkin dapat menggosok gigi mereka sendiri, meskipun pengawasan secara berkala masih merupakan cara terbaik untuk memastikan mereka tidak kehilangan aspek penting apa pun.


Demikian pula, flossing harus dimulai segera setelah anak anda memiliki dua gigi berdampingan satu sama lain. Dengan mengajarkan kebiasaan ini sejak dini, anda dapat membuat rutinitas sehat yang dapat dipertahankan putra atau putri anda seumur hidup.


Sayangnya, rutin menyikat gigi yang baik tidak cukup untuk melindungi gigi anak-anak anda dari penyakit dan pembusukan. Sebuah penelitian terbaru terhadap pada lebih dari 4.000 anak usia prasekolah menemukan bahwa lebih dari rutinitas kebersihan mulut, kebiasaan ngemil adalah korelasi yang paling kuat dengan perkembangan gigi berlubang.


Rata-rata anak mengonsumsi lebih dari tiga setengah kali jumlah gula yang disarankan setiap hari, dan sebagian besar mereka datang melalui konsumsi soda, makanan olahan dengan banyak gula tambahan (seperti sereal pada saat sarapan), dan permen. Bahkan jus buah, yang mungkin tampak seperti minuman sehat, dikemas dengan banyak gula didalamnya.


Makan makanan manis dan minum minuman manis adalah ancaman utama bagi gigi anak. Dan karena anak-anak belum dapat membuat pilihan makanan yang cerdas, tanggungjawab ini jatuh kepada orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka tidak memakan jenis makanan yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi mereka.