Berita Kesehatan
Ini Penyebab Terjadinya Amandel
Selasa, 24 Okt 2017 12:36:58
Bila Anda membuka mulut lebar-lebar dan menjulurkan lidah, Anda akan melihat dua buah daging berbentuk bulat di dua sisi tenggorok. Daging tersebut adalah amandel yang merupakan bagian kelenjar getah bening. Keberadaan amandel di tenggorok membantu tubuh untuk melindungi diri dari virus atau bakteri yang masuk melalui hidung dan mulut. Sayangnya, meskipun berfungsi menyaring bakteri dan virus, amandel belum tentu bisa melawan semua bakteri atau virus yang masuk. Akibatnya amandel bisa membengkak dan terjadi radang.

Amandel bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih sering terjadi pada anak-anak. Umunya, amandel disebabkan oleh bakteri Streptococcus dan sering ditemukan di bagian mulut dan usus manusia. Selain bakteri, virus juga biamenyebabkan radang amandel. Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan radang amandel antara lain adenovirus, virus influenza, virus Epstein-Barr, virus parainfluenza, enterovirus dan herpes simplex virus.

Amandel dikatakan radang bila terdapat beberapa gejala seperti amandel membengkak, terdapat bercak putih pada amandel, bau mulut, susah menelan makanan dan minuman, kehilangan selera makan, demam, suara menjadi serak, dan terjadinya pembengkakan kelenjar di bagian leher atau rahang.


Penanganan tergantung pada penyebab



Penanganan amandel tidak bisa disamaratakan. Oleh karena amandel bisa disebabkan virus atau bakteri, maka bila amandel sudah membengkak dan terjadi radang, maka langkah pertama dokter adalah menemukan penyebabnya. Dokter akan melakukan tes strep throat swab pada bagian belakang tenggorok. Setelah pemeriksaan, dokter baru bisa mengetahui penyebab radang amandel, dan akan ditangani sesuai dengan penyebabnya.

Jika radang amandel disebabkan oleh virus, Anda diharuskan istirahat cukup di rumah, berkumur dengan air garam hangat, mengonsumsi makanan yang lunak dan menggunakan pelega tenggorok yang mengandung benzocaine atau anestesi. Sementara itu, jika disebabkan oleh bakteri, Anda akan mendapatkan antibiotik untuk mengobati infeksi yang terjadi.

Yang perlu diwaspadai adalah bila radang amandel bertambah parah dan tidak sembuh dalam waktu dua hari akibat bakteri streptococcal. Sebaiknya Anda segera datang kembali ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab, radang amandel yang disebabkan bakteri streptococcal dapat berkembang dengan cepat dan bisa menghalangi masuknya udara sehingga Anda akan mengalami kesulitan bernafas serta berisiko mengalami pembengkakan ginjal yang akan menggangu kesehatan Anda.