Berita Kesehatan
Manfaat & Efek Samping Lozenges, Permen Pelega Tenggorokan
Senin, 29 Okt 2018 16:47:52

Mengisap lozenges alias permen pelega tenggorokan memang cukup ampuh untuk cepat mengusir rasa tidak nyaman akibat tenggorokan gatal. Namun perlu dipahami bahwa meski dipasarkan dengan label “permen”, lozenges mengandung bahan aktif mirip obat yang memiliki potensi efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang plus minus permen pelega tenggorokan ini.


Cara permen lozenges melegakan tenggorokan

Lozenges membantu mengurangi gejala sakit tenggorokan yang menyebalkan, seperti sensasi kering dan kesat serta gatal di tenggorokan. Ini karena permen pelega tenggorokan biasanya mengandung kombinasi bahan aktif yang berbeda, di antaranya:


- Anestesi lokal dosis rendah, seperti lignocaine hydrochloride dan benzocaine, untuk meredakan rasa sakit.

- Antiseptik dosis rendah untuk membunuh bakteri penyebab sakit tenggorokan.

- Menthol seperti peppermint dan eucalyptus, sebagai dekongestan untuk mendinginkan dan menyejukkan tenggorokan.

Beberapa lozenges yang diresepkan dokter mungkin juga mengandung dosis rendah dari obat nyeri NSAID, seperti benzydamine hydrochloride dan flurbiprofen untuk meredakan peradangan di tenggorokan.

Permen lozenges akan meningkatkan produksi air liur saat Anda terus-terusan mengisapnya. Liur akan bantu melumasi saluran tenggorokan yang kering dan membantu menjaga tenggorokan tetap lembab. Gerakan mengisap ini juga ikut mengaktifkan bahan-bahan obat di dalamnya, yang kemudian bercampur dengan air liur Anda untuk melapisi dinding tenggorokan.

Hindari memilih lozenges yang mengandung gula atau perasa tambahan agar tenggorokan tidak makin tambah gatal.


Adakah efek samping dari permen pelega tenggorokan?

Potensi efek samping dari permen pelega tenggorokan sebetulnya minim. Banyak orang yang tidak mengalami efek samping apa pun, atau jika ya hanya efek samping ringan dan cepat hilang beberapa saat setelah konsumsi terakhir.

Namun jika Anda mengalami beberapa gejala berikut setelah makan lozenges, sebaiknya segera hubungi dokter Anda.

- Tanda-tanda reaksi alergi kulit, seperti ruam, gatal-gatal, merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas. Dengan atau tanpa demam.

- Mengi, sesak di dada atau tenggorokan.

- Kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara.

- Suara serak yang tidak biasa.

- Mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan membengkak.

- Detak jantung yang tidak normal, pusing atau sakit kepala yang parah.

- Lemas atau lelah seperti ingin pingsan.

- Kejang

Perlu diingat juga bahwa lozenges bukan obat penyembuh sakit tenggorokan. Permen ini hanya meredakan gejala sakit tenggorokan di saat darurat, tidak benar-benar menyingkirkan penyakitnya.

Sakit tenggorokan biasanya menjadi gejala paling khas dari pilek dan flu karena infeksi virus atau infeksi bakteri. Maka, obat penyembuhnya harus disesuaikan dengan infeksi penyebabnya.