Berita Kesehatan
Kenali Radang Amandel Yuk, Mulai Penyebab Sampai Cara Mengobati
Selasa, 13 Nov 2018 14:51:10

Amandel merupakan salah satu pertahanan tubuh dari serangan penyakit yang masuk melalui rongga mulut. Namun, apabila kondisi kesehatan Anda sedang menurun, kuman penyakit bisa menyebab radang amandel.


Sakit Amandel

Apa itu amandel? amandel adalah dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan. Organ ini berfungsi sebagai pencegah infeksi. Selain berfungsi melawan infeksi, amandel juga berfungsi untuk membasmi kuman ketika Anda bernapas atau memasukan makanan atau minuman ke dalam mulut.


Jika tidak ada amandel, bibit penyakit akan mudah menyerang mulut, tenggorokan, paru-paru serta organ tubuh yang lain. Perlu diketahui, radang amandel dapat timbul pada di segala umur dan cenderung terjadi pada infeksi masa kanak-kanak.

Gejala amandel cenderung terdiagnosa mulai dari usia balita hingga menjelang remaja. Ciri-ciri penyakit amandel meliputi tenggorokan gatal, pembengkakan, dan demam. Gejala amandel biasanya hilang dalam kurun waktu 7 hingga 10 hari.


Penyebab Radang Amandel

Amandel merupakan baris pertahanan terdepan yang melindungi tubuh dari penyakit. Fungsi amandel adalah memproduksi sel darah putih untuk membantu tubuh melawan infeksi. Amandel menghadang dan membunuh bakteri serta virus yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut.


Penyebab radang amandel paling umum adalah virus Epstein-Barr yang juga menyebabkan mononukleosis. Anak-anak yang berinteraksi dengan anak lainnya di sekolah atau tempat bermainnya berisiko terpapar oleh berbagai jenis bakteri serta virus yang membuat mereka sangat rentan terhadap kuman penyebab radang amandel.


Selain virus Epstein-Barr, penyebab radang amandel lainnya adalah: rubeola, influenza adenovirus, enterovirus, rhinovirus dan parainfluenza

Perlu diketahui, anak-anak usia prasekolah hingga yang berusia pertengahan remaja lebih berisiko terkena penyakit amandel. Pada usia tersebut, biasanya interaksi anak dengan virus atau bakteri sangat tinggi.


Sementara radang amandel yang disebabkan oleh bakteri paling sering dialami anak berusia 5-15 tahun, sementara yang disebabkan oleh virus jarang dialami oleh anak yang lebih muda usianya.

Walau bisa disebabkan oleh bakteri, sebagian besar kasus radang amandel atau tonsilitis disebabkan oleh virus. Penularan bakteri atau virus tersebut bisa terjadi melalui:


- Kontak tidak langsung

Seperti ketika Anda tanpa sengaja memegang permukaan benda yang telah terkontaminasi virus atau bakteri, kemudian memegang mulut atau hidung Anda.

- Kontak langsung

Seperti ketika tanpa sengaja Anda turut menghirup percikan air liur akibat bersin atau batuk di udara yang dikeluarkan oleh penderita penyakit ini.


Gejala Radang Amandel

Gejala radang amandel cenderung terlihat pada anak-anak berusia prasekolah hingga remaja. Berikut ini adalah ciri-ciri amandel yang mudah dikenali:

- Amandel berwarna kemerahan dan membengkak.

- Ada bercak berwarna putih atau kuning pada amandel.

- Radang tenggorokan.

- Kesulitan dan kesakitan saat menguyah.

- Demam.

- Pembesaran nodus limfa pada leher.

- Suara serak.

- Napas tidak sedap.

- Sakit perut pada anak-anak

- Leher kaku.

- Kepala pusing.


Pada anak-anak berusia dini, ciri-ciri amandel dapat terlihat dari perilaku mereka:

- Menolak dan kehilangan nafsu makan.

- Menjadi lebih banyak berbicara meskipun sedang mengalami penyakit amandel.

- Demam tinggi.


Sangat penting untuk mengunjungi dokter jika anak menderita gejala amandel sebagai berikut:

- Radang tenggorokan yang tak kunjung hilang dari waktu 2 sampai 4 hari.

- Kesulitan menelan makanan saat radang amandel.

- Kondisi tubuh yang melemah.

- Kesulitan bernafas akibat penyakit amandel.


Cara Mengobati Radang Amandel

Radang amandel yang tidak terlalu parah tidak membutuhkan pengobatan khusus, cara mengobati amandel apabila radang amandel disebabkan oleh bakteri dan virus yang lebih kompleks adalah menggunakan antibiotik.

Pengobatan menggunakan antibiotik ditujukan untuk membunuh infeksi bakteri. Sangat penting untuk mengonsumsi obat antibiotik hingga habis sebagai bagian dari cara mengobati amandel agar efektif.

Antibiotik akan diberikan dokter jika gejala radang amandel dinilai sudah parah dan tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pengobatan dengan antibiotik juga bisa diberikan jika sistem kekebalan tubuh Anda atau anak sedang lemah lemah.


Jika antibiotik oral tidak ampuh, dokter biasanya akan memberikan antibiotik melalui infus di rumah sakit sesuai dengan jenis antibiotik yang cocok dengan pasien. Akan tetapi, jika penyakit disebabkan oleh virus, maka diusahakan untuk banyak minum air putih, mengonsumsi makanan yang lunak, serta diberikan obat untuk mengurangi gejala seperti ibuprofen atau parasetamol.

Namun aspirin sebaiknya tidak diberikan pada anak-anak yang masih berusia di bawah 16 tahun.


Pastikan Anda membaca petunjuk mengenai dosis dan cara penggunaan obat yang tertera pada kemasan. Konsultasi dengan dokter jika Anda ragu mengggunakannya. Pemakaian obat secara tepat dinilai penting agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan sekaligus mencegah overdosis.

Selain itu, tonsilektomi adalah operasi amandel di mana amandel diangkat dari tenggorokan. Hal ini merupakan alternatif dari cara mengobati amandel.

Metode ini dilakukan dengan menggunakan forcep elektris guna menutup pembuluh darah yang ada di antara amandel dan otot di sekitarnya. Kemudian, amandel akan diangkat satu persatu. Cara ini digunakan untuk mengeluarkan amandel yang bengkak secara total, untuk memastikan tidak ada jaringan yang tertinggal satupun.


Sementara metode lainnya adalah menggunakan metode intrakapsular. Cara ini menggunakan probe elektris untuk memecah dan menghancurkan protein di jaringan tonsil.

Probe elektris tersebut mengandung larutan garam yang dipanaskan dengan arus listrik, sehingga dapat menghancurkan kelenjar yang ada di lapisan amandel. Metode ini tidak terlalu berisiko merusak otot dan pembuluh darah di sekitar amandel dan tenggorokan Anda.

Jika seseorang mengalami dehidrasi akibat radang amandel, pasien tersebut membutuhkan cairan intravena. Oleh karena itu, jaga selalu kondisi tenggorokan supaya tetap lembap. Amandel yang kering akan terasa semakin perih. Jadi, pastikan Anda banyak minum air putih untuk menjaga hidrasi.

Anda boleh minum air hangat agar tenggorokan lebih tenang. Namun, air dingin juga baik untuk meredakan rasa nyeri. Anda bisa memilih sendiri mana yang paling nyaman untuk tenggorokan.


Cara Menyembuhkan Radang Amandel di Rumah:

Pada umumnya, masalah pada amandel dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu satu minggu. Meski begitu, berikut adalah beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, antara lain:

- Beristirahat dengan cukup.

- Makan makanan yang lembut.

- Berkumur air garam hangat beberapa kali sehari.

- Mengonsumsi permen khusus tenggorokan.

- Menggunakan humidifier untuk melembabkan udara di rumah.

- Menghindari asap kendaraan bermotor.

Komplikasi Radang Amandel

Pasien yang menderita radang amandel kronis akan merasakan sulit tidur karena sulitnya bernapas. Hal ini dikenal juga sebagai tonsillar cellulitis. Infeksi ini juga bisa semakin parah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Mereka yang mengalami komplikasi ini akan merasakan sakit di tenggorokan, mengeluarkan bau napas tidak sedap, sakit kepala dan telinga, sulit berbicara, demam tinggi, ruam kulit dan nyeri sendi.

Selain itu, penderita komplikasi amandel juga bisa mengalami penurunan nafsu makan dan muntah-muntah. Ciri-ciri amandel yang mengalami komplikasi adalah di saat antibiotik tidak dapat membunuh bakteri atau mencegah bakteri berkembang.


Pencegahan Radang Amandel

Meskipun cara mengobati amandel terkesan cukup mudah, sebaiknya Anda segera mengambil tindakan pencegahan sebelum radang amandel terjadi. Cara mencegah amandel dengan mudah adalah dengan menghindari kontak dengan penderita, hindari penggunaan alat makan dari orang yang sedang sakit, rutin mencuci tangan, dan tidak keluar rumah selama sakit amandel.