Berita Kesehatan
Benarkah Kopi Memberikan Efek Buruk bagi Gigi?
Selasa, 14 Jan 2020 14:13:14

Sudah menjadi rahasia umum jika kopi adalah salah satu minuman yang paling digemari masyarakat, khususnya anak muda. Hanya saja, ada rumor yang menyebut sering mengonsumsinya bisa menyebabkan efek buruk bagi kesehatan gigi. Apakah hal ini memang benar?


Dampak Minum Kopi bagi Gigi

Meski tinggi kandungan nutrisi yang menyehatkan tubuh, pakar kesehatan menyebut ada beberapa efek samping yang bisa kita dapatkan jika rutin minum kopi. Sayangnya, salah satu efek tersebut bisa muncul pada gigi.

Berikut adalah beberapa dampak minum kopi bagi gigi.

  1. Berubahnya Warna Gigi

Pakar kesehatan Victoria Veystman dari¬†New York City’s Cosmetic Dental Studios¬†menyebut mereka yang gemar mengonsumsi kopi cenderung memiliki warna gigi yang berbeda dengan mereka yang tidak sering mengonsumsinya. Hal ini disebabkan oleh kandungan tanin di dalam kopi yang bisa mengubah warna gigi dengan signifikan.

Tanin sebenarnya adalah senyawa yang tergolong dalam polifenol. Kandungan ini bisa larut di dalam air. Sayangnya, kandungan ini juga bisa membuat kopi mudah menempel pada permukaan gigi dan akhirnya memicu perubahan warga gigi menjadi lebih kuning.

Selain tanin, sifat asam dari kopi juga bisa membuat enamel gigi menjadi lebih kasar. Hal ini ternyata bisa membuat noda semakin mudah menempel dan memicu perubahan warna gigi.

  1. Menyebabkan Kerusakan pada Enamel Gigi

Dampak lain yang bisa kita dapatkan jika sering minum kopi adalah rusaknya enamel gigi. Sebagai informasi, enamel adalah lapisan paling luar dari gigi. Jika sampai bagian ini terkikis atau mengalami kerusakan, maka risiko untuk mengalami masalah gigi berlubang akan meningkat. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi asupan kopi agar tidak berlebihan.

  1. Bisa Menyebabkan Gigi Bergemeretak Saat Tidur

Jika kita terlalu banyak minum kopi, khususnya di malam hari, bisa menyebabkan efek kurang tidur atau tidur yang tidak nyenyak. Bahkan, efek cemas dan stres yang bisa disebabkan oleh kafein bisa membuat gigi kita bergemeretakkan saat tidur. Hal ini bisa menyebabkan nyeri rahang dan terkikisnya permukaan gigi.

Adakah Cara Menurunkan Efek Buruk Kopi bagi Gigi?

Meskipun secara umum bisa memberikan efek kurang baik bagi gigi, bukan berarti kita harus berhenti minum kopi mengingat minuman ini bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Kita bisa mencegah efek samping tersebut dengan menurunkan asupan kopi agar tidak berlebihan, minum kopi dengan menggunakan sedotan demi mencegah kontak langsung antara gigi dengan kopi, dan tidak menambahkan gula dan krimer mengingat tambahan ini kurang baik bagi kesehatan gigi.

Ada baiknya kita juga berkumur-kumur dengan air setelah minum kopi dan rutin menyikat gigi, khususnya sebelum tidur demi mencegah efek buruk dari kopi. Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk menggunakan pasta gigi yang tidak memiliki kandungan detergen demi mencegah terganggunya keseimbangan bakteri di dalam mulut. Biasanya, pasta gigi ini tidak akan memproduksi busa dalam jumlah banyak.

Pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk rutin memeriksakan kondisi gigi ke dokter demi melakukan pembersihan karang gigi atau scaling. Hal ini bisa dilakukan setidaknya enam bulan sekali. Dampaknya tak hanya akan membuat warna gigi tetap terjaga, namun juga bisa menjaga kekuatannya.

Melihat fakta ini, tak perlu takut berlebihan untuk minum kopi. Asalkan kita mampu menjaga kebersihan dan kondisi gigi, dampaknya tidak akan terlalu buruk.