Berita Kesehatan
Meth Mouth (Pembusukan Gigi Karena Narkoba)
Sabtu, 02 Okt 2021 15:39:08

Pernahkah Anda mendengar istilah mulut nyabu? Istilah tersebut merupakan sebutan lain untuk kondisi medis yang dinamakan dengan meth mouth, yaitu kerusakan gigi dan mulut akibat kecanduan sabu alias metamfetamin.

Seperti apa gejalanya dan bagaimana cara mengobatinya? Simak lebih lanjut ulasan lengkapnya di bawah ini.

Definisi meth mouth

Meth mouth adalah istilah untuk kerusakan gigi dan mulut akibat obat-obatan ilegal yang sangat adiktif yaitu metamfetamin (meth) atau yang juga biasa dikenal dengan sabu. Kerusakan gigi dan mulut merupakan salah satu efek yang tergolong parah dari penyalahgunaan sabu.

Menurut Journal of Addiction Research and Therapy, metamfetamin adalah obat sintetis stimulan sistem saraf pusat yang menduduki posisi kedua terbanyak digunakan di seluruh dunia setelah ganja.

Metamfetamin atau sabu adalah obat psikostimulan yang sangat adiktif, mirip dengan amfetamin. Obat ini digunakan sebagai efek euforia yang kuat, mirip dengan kokain.

Metamfetamin mudah diproduksi dan merupakan obat yang sangat manjur sehingga termasuk sebagai obat-obatan yang disalahgunakan. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan efek yang menghancurkan pengguna dan masyarakat secara luas.

Obat ini dapat menyebabkan sesak napas, hipertermia, mual, muntah, diare, detak jantung yang tidak teratur, tekanan darah tinggi, kerusakan otak permanen dan kerusakan gigi yang tidak terkendali.

Dosis dan overdosis metamfetamin

Ketika diresepkan secara legal oleh dokter, dosis normalnya berkisar 2,5 hingga 10 mg setiap hari, hingga maksimum 60 mg sehari.

Karena obat-obatan terlarang, termasuk metamfetamin tidak diatur, tidak ada cara untuk mengetahui obat tersebut dalam dosis terlarang.

Suhu tubuh yang tinggi, serangan jantung, dan kejang dapat terjadi dengan overdosis obat. Jika tidak segera diobati, overdosis dapat menyebabkan kegagalan organ dan kematian.

Tanda dan gejala meth mouth

Tanda-tanda dan gejala meth mouth biasanya sudah terlihat cukup jelas. Pasalnya, ketergantungan metamfetamin bisa memicu perubahan yang drastis pada penampilan gigi dan mulut.

Meth mouth ditandai dengan kerusakan gigi dan gusi yang parah, yang sering menyebabkan gigi copot parah atau rontok.

Pemeriksaan mulut terhadap 571 pengguna metamfetamin menunjukkan:

  • 96% mengalami¬†gigi berlubang, yaitu area yang rusak secara permanen di permukaan keras gigi Anda, yang berkembang menjadi lubang.
  • 58% memiliki kerusakan gigi yang tidak diobati, yaitu ketika lubang di gigi tidak diobati, semakin besar, dan memengaruhi lapisan gigi yang lebih dalam.
  • 31% memiliki enam atau lebih gigi yang hilang.

Gigi orang yang kecanduan metamfetamin ditandai dengan warna hitam, bernoda, busuk, remuk, dan hancur berantakan. Seringkali, gigi tidak dapat diselamatkan dan harus dihilangkan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Berita Kesehatan Lainnya